[TRANS] Alasan JYJ, yang ‘Memenangkan Perseteruan’ dan bangkit kembali, Membungkam Para Pemimpin Dunia Hiburan

All about JYJ (2)

 

Alasan JYJ, grup yang sempat goyah karena perpisahan, ‘memenangkan perseteruan dan bangkit kemballi, membungkam para pemimpin dunia hiburan.

Salah satu grup terkenal korea, JYJ, menggelar konser selama 3 hari di Tokyo Dome dari tanggal 2 April. Tiket terjual habis pada hari yang sama dan mengumpulkan 150.000 orang. jika para fans yang menonton live diikut-sertakan, sebanyak 210.000 orang hadir untuk menikmati konser tersebut.

JYJ sekali lagi membuktikan besarnya popularitas mereka di Jepang. Hal ini juga menjadi pembuktian setelah larangan tampil di Jepang selama 3 tahun. event Tokyo Dome merupakan sebuah simbol, yang menurut Nikkan Sports, perolehan dalam sebuah turnamen sepak bola.

“Pada tahun 2012, sebuah petandingan sepak bola dengan pemain utama seorang anggota JYJ, KimJunsu, diadakan di Stadium Kokuritsukyougijou. Tim lawan adalah artis gabungan yang berada di bawah naungan Kishimoto Entertainment. Terlepas dari hal itu, banyak bintang hallyu rencananya juga akan bergabung dalam pertandingan tersebut. Maka pada hari itu, lebih dari 50.000 orang memadati area tersebut untuk menyaksikan pertandingan. Namun, mendekati tanggal pertandingan, salah seorang bintang Hallyu batal tampil”. Lebih dari itu, terlepas dari inisiden tersebut, yang membuat artikel tersebut adalah Nikkan Sports. Dan itu hanyalah hal kecil dan sepele terhadap kejadian itu. Keseluruhan artikel membahas tentang AVEX, yang tidak mengakui aktivitas JYJ di Jepang dan mengajukan ‘banding’ (reporter sebuah Koran olah raga).

Awalnya, AVEX men-debutkan Tohoshinki di Jepang di antara besarnya gelombang Hallyu. Masalah datang dari ketidakadilan kontrak mereka dengan perusahaan Korea mereka, SM Entertainment. Hasilnya ketiganya, Kim Jaejoong, Park Yoochun, dan Kim Junsu keluar dari grup awal mereka, dan membentuk JYJ. Dengan sebuah perusahaan hiburan yang berbasis di Korea, C-JeS Entertainmnent, mereka memulai aktivitas mereka, namun karena perseteruan dengan SM yang tidak mengakui mereka (sebagai grup baru), sejak saat itu pula, kegiatan JYJ dilarang dalam berbagai bentuk.

“Secara otomatis hal ini mempengaruhi aktivitas mereka di Jepang juga. Pihak yang bertanggung jawab untuk aktivitas Tohoshinki di Jepang, AVEX, sebenarnya telah mengetahui jika grup ini telah pecah, dan membuat kontrak eksklusif dengan JYJ dan perusahaan menejemen mereka. Namun setelah SM mengajukan klaim, kecurigaan tentang hubungan kedekatan perwakilan C-JeS dan juga tentang sikap anti-sosialnya. Aktivitas mereka di Jepang pun akhirnya dilarang.” (Reporter sebuah koran olahraga)

Dengan itu, kekuatan perusahaan menejemen JYJ di Jepang menjadi tidak jelas, inilah yang membuat banyak perusahaan menunjukkan minat untuk memperoleh hak untuk menjadi menejemen mereka.

Missal, pada 2011, JYJ mengatakan dengan tegas ‘untuk mendonasikan 100 juta Yen untuk daerah yang terkena gempa dahsyat Tohoku dan menggelar konser di Ryougoku Kokugikan Arena. Namun muncul rumor oleh pihak yang mensponsori konser tersebut, Zak Corporation.

‘Terlepas dari mendonasikan uang dalam jumlah kecil, konser itu mengalami kerugian sebesar 300 juta Yen dan perusahaan mengalami keterpurukan yang, pada tahun berikutnya, mereka mengajukan Civil Rehabilitation Law (semacam pengajuan hutang). Di sisi lain, sebelum bangkrut, Presdir M dari Zak memiliki bisnis kerja sama dan memperoleh saham baru atas perusahaan investasi dan menjadi menejer pelaksana firma tersebut. Bukan hal yang mengejutkan jika kita mengatakan bahwa kebangkrutan yang dialami hanya sebuah kamuflase.’

Sebagai tambahan, bahkan ada perdebatan mengenai ucapan terima kasih di video rekaman konser tersebut. Ada pula versi lain cerita ini. dilaporkan bahwa perusahaan produksi Jepang, Kela Project’ beralih dan bersiap-siap untuk menuntut Presdir C-JeS, Baek, atas penyalahgunaan hak cipta.

Aktivitas di masa akan datang masih tidak pasti; JYJ adalah hal tabu dalam industry hiburan

Lebih lanjut, pihak Zak, terlepas dari banyaknya suara seperti ‘Jangan memangsa korban bencana!’, ‘Jangan ijinkan urusan penyanyi dengan kontrak dobel!’, dari organisasi sayap kanan, di pihak lain, insiden lain, ada pula partai politik yang mempermasalahkan sikap AVEX yang tidak mengetahui konser tersebut.

Situasi akhirnya berubah pada November tahun lalu. Perdamaian dicapai pihak JYJ dan SME dan pada 18 Januari tahun ini diJepang, pengadilan daerah Tokyo memutuskan kasus JYJ dengan AVEX dan meminta untuk menghentikan eksploitasi menejemen untuk memonopoli JYJ dan pada saat yang bersamaan juga memerintahkan AVEX membayar 660 juta Yen sebagai kompensasi. Meskipun merasa keberatan atas putusan hakim, AVEX mengajukan banding, tapi untuk sementara, klaim JYJ diakui dan nampaknya kemungkinan aktivitas Jepang mereka akan cerah.

Namun, hal yang membuat ini belum terselesaikan adalah Jepang; dunia bisnis hiburan. Tidak diragukan lagi, perang baru telah pecah untuk hak JYJ. Di satu sisi, dibalik pintu yang tertutup, ada sebuah rumor diantara media Jepang bahwa seorang pemimpin di dunia hiburan yang dekat dengan Presdir Matsuura Masato dari AVEX, Presdir Burning Production, Suoi Ikou, tengah berada dalam mediasi.

‘Meskipun Presdir Suou terkenal karena membenci Gelombang Hallyu, JYJ lebih popular daripada grup awal  mereka, Tohoshinki, dan bahkan jika mereka (artis Hallyu) semua berakhir, mereka (JYJ) masih dapat menghasilkan uang. Meskipun terlihat jika Presdir Suou masih mengamati keadaan dengan sangat hati-hati. Ini mungkin menunjujkkan bahwa dia memandang JYJ sebagai ‘senjata mematikan’.’ (Reporter koran olahraga)

Di sisi lain, ada juga perbincangan bahwa sebyah perusahaan besar yang menaungi Southern All Stars dan Fukuyama Masaharu, AMUSE mungkin bertanggung jawab atas JYJ.

‘Pertama-tama, perusahaan yang bertanggung jawab atas JYJ’s Tokyo Dome live-viewing adalah ‘Live-Viewing Japan’. Pada firma yang sama, perusahaan yang bekerja sama, AMUSE, juga merupakan pemegang saham atas perusahaan yang tengah bermasalah dengan JYJ, AVEX. Tapi jika mereka belum mencapai kesepakatan, maka mereka (JYJ dan Live-Viewing Japan) tidak akan bekerja sama.’ (staf dunia hiburan)

Melihat fakta-fakta yang ada, sepertinya ada perselisihan lain yang terjadi. Para reporter mengkhawatirkan apa yang sedang dibicarakan.

‘Dari organizer konser, Kyodo Yokohama, ada sebuah permintaan untuk live-viewing dari ‘Live-Viewing Japan’. Tentu sebagai perusahaan induk, Presdir AMUSE, Oosato Youkichi dan Presdir Suou sebelumnya terikat dalam berbagai hal layaknya air dan minyak. Suatu ketika, mereka terlihat seolah mereka diambil alilh, namun sekarang pun, AVEX telah ‘mengakui’, dan akhirnya AMUSE keluar. Ini hanya kejadian pada lokasi live-viewing di bioskop, kredit pun masih ‘Distribution: Live-Viewing Japan’ (tersenyum pahit)’

Pada 7 April, di blog seseorang yang dekat dengan JYJ, tertulis; ‘Dalam waktu dekat, akan ada pengumuman dari perusahaan yang telah mereka (JYJ) tunjuk’… dalam hal apapun, demi kegiatan mereka di Jepang, mereka bertiga memerlukan kekuatan yang cukup diperhitungkan untuk menopang mereka melawan para pemain besar dunia hiburan.

Source: Yahoo! Japan

Credit: JYJ3 | Helly

Photo Credit: tagged
Bahasa trans: ashaholic89 @CI

Shared by: Cassiopeia Indonesia

Advertisements

3 thoughts on “[TRANS] Alasan JYJ, yang ‘Memenangkan Perseteruan’ dan bangkit kembali, Membungkam Para Pemimpin Dunia Hiburan

  1. “Meskipun Presdir Suou terkenal
    karena membenci Gelombang Hallyu,
    JYJ lebih popular daripada grup awal
    mereka, Tohoshinki, dan bahkan jika
    mereka (artis Hallyu) semua berakhir,
    mereka (JYJ) masih dapat
    menghasilkan uang. Meskipun terlihat
    jika Presdir Suou masih mengamati
    keadaan dengan sangat hati-hati. Ini
    mungkin menunjukkan bahwa dia
    memandang JYJ sebagai ‘senjata
    mematikan’.”

    Wah senang bngt baca kata2 ini. Salut buat JYJ 😀 😀 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s